Sunday, October 10, 2021

NG 3

Singkatan yang bagus sekali. Apa itu NGANUT,NGAJI,NGOPI? Udah tau kan artinya, mari kita berpikir sejenap tentang 3 hal itu. Mengahayati, mentadabburi, meresapi apa itu sihh NG 3?

ANA menyuruh kalian/pembaca ini untuk berpikir sebentar, karena ANA menukil ilmu hadits, apa ya fadhilahnya berpikir sebentar? mau tau nggak? Iyaa ANA kasih tau,

فِكْرَةُ سَاعَةٍ خَيْرٌ مِنْ عِبَادَةِ سِتِّينَ سَنَةً

Berfikir sesaat lebih baik dari pada beribadah 60 tahun

ANA ambil hadits ini dari kitab Syifauussaqim, bab Huruf FA’, halamannya 36, menerangkan, intinya  kalian mentashorrufkan hadits ini dalam hal islami. Contoh, kamu berpikir sebentar untuk taqorrub marang Allah, kamu membayangkan ciptaanNYA, nikmat yang diberikan Allah kepada kalian, banyaklah yang menyangkut makhluk dengan ALLAH. Selain ALLAH tidak termasuk yaaa…. Contoh: ngowoh/ngelamun.

Oke, langsung saja kita bahas tentang NGANUT dulu. DI Dunia pesantren, kita udah nggak asing lagi tentang “NDEREAKEN YAI”, Yaaaa kan. Masya Allah, ANA kagum sama santri2,KENAPA? Kenapa nggak kagum? Setiap harinya khidmah, menganut, menjadi pengurus   marang guru(apa pun yang dilakukan guru pasti santri meniliti gurunya ituuu). Terharu lahhh ANA, apalagi kalo lihat  pengurus kebersihan pasti paling berat ituuuu. kagum lahhh, Calon SURGA SEMUA ITUUU kalo santri nya MENGANUT GURUNYA. Kenapa nggak? ‫

ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﻭﺭﺛﺔ ﺍﻷﻧﺒﻴﺎﺀ

Sudah masyhur lahhh tentang hadits ini, ”PARA ULAMA’ADALAH PEWARIS NABI”. Coba kita perluaskan pikiran antum/kalian. Santri menganut guru dan guru adalah ulama’. Ulama adalah pewaris nabi, Jadi, “JIKA KITA MENGANUT GURU MAKA OTOMATIS KITA MENGANUT NABI DAN JIKA KITA MENGANUT NABI MAKA OTOMATIS KITA MASUK SURGA. AMIIN YA ALLAH”

Lanjut,  nggak nihhh? Yang kedua, KARENA WAKTUNYA SUDAH HABIS SEKIAN DARI SAYA, KALO ADA KATA YANG NGGAK ENAK DI DALAM HATI/SALAH ANA MAAF SEBESAR BESARNYA

TERIMA KASIH

MAS FARDAN

 

Saturday, October 2, 2021

Etika Membalas Cacian




      
Banyak di kalangan kta, orang yang kalau dicaci, malah membalas dengan cacian juga.

                Rasululah SAW pernah bersabda, yang artinya :

                Raslullah SAW tidak pernah membalas keburukan dengan kebururkan. Akan tetapi, beliau merelakan dan memaafkan. ( HR. Turmudzi, Ahmad)

                Pernah ada suatu kisah, Suatu hari, Habib Ali Al-Jufri dapat cuitan dari netizen di Twitter dengan kata kata yang sangat kejam.

                “Habib Ali, semoga Allah melaknatmu, semoga Allah memerangimu, aku meminta kepada Allah agar ia menunjukkan kekuasaaan di dunia dengan mengadzabmu, dan semoga kelak di akhirat aku melihatmu di neraka Jahannam.” Bacot netizen

                Kalian tahu apa jawaban Habib Ali?

                Justru, Habib Ali menjawab dengan jawaban yang ssangat indah.

                “Semoga Allah senantiasa memberkahimu dan menyanyangimu. Semoga Allah selalu memberikan pertolongannya yang sempurnan di dunia dan di akhirat. Dan semoga kelak kita bisa dikumpulkan di surga firdaus dengan hati yang dibersihkan dari rasa benc dan dengki.”

 

Oleh : Bagas Adriansyah

Wednesday, September 22, 2021

Adab Ketika Telat Masuk Kelas

   Adab Ketika Telat Masuk Kelas



          Saat kita sekolah, ada beberapa momen momen yang tidak disangka-sangka salah satunya adalah telat masuk kelas dan di kelas tersebut guru yang mengajar sudah hadir / sedang menyampaikan materi kepada para santri.

          Lalu, sebagai seorang santri yang beradab, bagaimana adab yang tepat ketika telat masuk kelas ?


          Keterangan ini saya ambil dari kitab At Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an yang diampu oleh beliau Abuya Ahmadi Abdul Fattah Lc, MA

Artinya: Janganlah dia masuk sebelum minta izin jika gurunya berada di suatu tempat yang perlu minta izin untuk memasukinya. Hendaklah pelajar memberi salam kepada para hadirin ketika masuk dan mengkhususkan gurunya dengan penghormatan tertentu. Dia memberi salam kepada gurunya dan kepada mereka ketika dia pergi sebagaimana disebut di dalam hadits: “Bukanlah salam yang pertama itu lebih baik daripada yang kedua?”(Kitab At Tibyan Hal 48)

Jadi, santri harus melakukan hal-hal berikut :

Yang Pertama, meminta izin kepada kyai/guru ketika hendak memasuki kelas. Jika kyai/ guru berkenan memberi izin masuk, lanjut yang ke dua.

Yang Kedua, mengucap salam kepada kyai/guru dan semua santri yang berada di dalam kelas.

Yang Ketiga, mengucap salam khusus kepada kyai/guru yang mengajar di kelas sebagai rasa hormat kepada guru.

Jadi, itulah adab-adab sebagai seorang santri yang telat masuk kelas. Pesan saya untuk semua pelajar Indonesia, untuk hadir tepat waktu.

“Murid harus menuggu guru di dalam kelas bukan guru yang menunggu murid di dalam kelas”.

Oleh : Muhammad Abid Yakhsyallah

 

 

Tuesday, September 21, 2021

Teman terbaik

                Siapa teman terbaik kita? Yang baik? Yang cocok? Atau yang menyenangkan?

                Lalu, sebuah pertanyaan, apakah kalian pernah merasa mereka sedikit ehhmm.. tidak sreg  dengan mereka, atau bagaimana gitu? Seolah kadang tidak baik, kadang tidak cocok, kadang tidak menyenangkan. Kenapa?

                Karena dari itu semua, masih ada kawan yang paling baik. Lebih baik dari mereka. Ia selalu ada di dekat kita. Apa itu?

                Kitab.

·         Kitab adalah teman yang selalu menenamani di saat sendirian

·         Kitab adalah teman saat belajar.

·         Kitab adalah pengetahuan paling enak di negara asing.

·         Kitab adalah teman yang tidak akan memujimu.

·         Kitab adalah teman yang tidak menipumu.

·         Kitab adalah teman yang tidak akan membuat bosan.

·         Kitab adalah teman yang tidak seperti parasit (meraup apapun darimu)

·         Kitab adalah teman yang tidak munafik.

·         Kitab adalah teman yang siap menerima semua luapan kita.

Bebeda Jalan

 Bebeda Jalan

         Suatu hari, Dimas, Rendi, dan Rizqi sedang gabut. Ketika itu,mereka bertiga berencana pergi ke sebuah wisata. Tapi, mereka sepakat untuk berangkat ke tempat dengan jalan yang berbeda, dengan alasan ingin tahu jalur yang cepat sampainya. Singkat cerita, Rizqi lah yang sampai duluan, dan tapi Dimas dan Rendi tidak terima. mereka bertiga berdebat karena tidak mau jadi yang terakhir sampai.

                Sama halnya, jika kita ingin belajar dengan niat mendekatkan diri kepada Allah. Kita bisa mengambil jalur manapun, seperti belajar dengan jalur : Pondok atau pesantren, belajar di TPQ, belajar lewat video You tube, Face book,  dll.

                Dan semua itu seperti semboyan kita, yaitu “Bhineka Tunggal Ika.” Berbeda beda tetap satu jua. Jikapun kita berbeda beda jalur untuk belajar,  tapi niat kita sama yaitu tetapi sat jua, berarti ingin mendekatkan diri kepada Allah.

Oleh : Om Burhan

Monday, September 20, 2021

Menghafal yuk!

              Dalam belajar kitab kuning, ada banyak sekali perangkat perangkat yang dibutuhkan untuk mencapai apa yang disampaikan oleh Muallif. Tidak jarang, dalam satu kata saja sudah banyak sekali fan  keilmuan. Nahwu, Shorof, Balaghoh, tidak akan lepas dari kitab kuning.

                Nah sekarang, bagaimana cara kita memahami banyak fan ilmu sekaligus? Padahal perangkat perangkat tadi sangat luas pembahasannya.

                Caranya adalah kita harus memahami konsepnya dahulu, pondasinya! Apabila kita mempelajari suatu fan ilmu tanpa mengetahui pondasinya, maka bisa dianalogikan membangun gedug di atas laut, roboh. Untuk membangun pondasi yang kuat, kita harus mendapat bahan yan kuat, tepat. Dan, bahan yang tepat untuk belajar kitab kuning adalah menghafal matannya. Dalam Ta’lim Muta’alim dijelaskan (halaman 66         ……والصواب عندى خى هذ ما فعله مشائخنا الخ

                Dikatakan juga  :               من حافظ المتون حاز الفنون                           

                Hakikatnya orang yang menghafal matanya maka diatelah memperoleh fan-nya. Tidak salah banyak dari pondok pesantren yang mewajibkan para santrinya untuk menghafal kitab kitab matan sebelum beranjak ke pembahasan selanjutnya, di kitab syarah aau hasyiahnya.

                Beberapa rekomendasi kitab matan dari berbagi fan, misalnya :

1.       Nahwu   : Jurumiyyah atau Al Imrithi

2.       Fiqh       :  Goyyatut Taqrib atau Tanirul Hija

3.       Tauhid   : Aqidatul Awwam atau Durusut Tauhid

4.       Hadist 
  : Al Arbai’n Nawawi

Dan lain lain dari banyaknya fan keilmuan. Bahkan, di beberapa pesantren, wiridan setelh shalatny membaca kitab kitab matan, untuk menyemangati dan membiasakan santri dengan hafalannya. Dalam Nadzhom mawarisnya, Imam Rahbani ngendikan :

والثلثان وهما التمام فاحفظ فكل حافظ امام

“Dua pertiganya itu sempurna. Maka menghafal lah, karena setiap orang yang hafal adalah pemimpin.”

 

Oleh : Muhammad Alawy Mahfudz

 

 

 

Today


        Salah seorang bijak lestari pernah berkata “Yesterday is History, Tomorrow is Mystery,  And Tody is a gift.  So that why its caired present. Yang terjemahan bebasnya “kemarin adalah sejarah, masa lalu. Besok adalah misteri, sesuatu yang belum kita ketahui. Hari ini adalah pemberian, dan karena itu juga present, atau hadiah dalam bahasa inggris.    

                Oke, jangan judge dulu, bukan berarti ini pake bahasa inggris terus nggak keren. Nggak segampang itu bosque. Bahkan, perkataan si bijak lestari ini mengandung ilmu tasawuf yang tinggi.

Jadi di sini akan dibagi menjadi tiga bagian,

1)      Kemarin

2)      Besok

3)      Hari ini

 

Bagian pertama, kemarin adalah history, masa lalu, pengalaman yang dapat diambil pelajarannya. Apabila terjadi sesuatu, kita dapat mengambil pelajarannya. Entah sesuatu itu baik atau buruk.

رَبَّنا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلاً

Jadi semua, ya sema itu pasti ada pelajaran atau hikmah yang dapat kita ambil. Karena tidak mungkin Allah menciptakan sesuatu dengan sia sia.

                Lalu kedua, besok, sesok adalah misteri. Sebuah hal yang kita tidak tahu pasti, apa yang akan terjadi kita tidak tahu. Apakah sesuai dengan yang kita rencanakan atau tidak. Kita tidak pernha bisa memastikan karena itu misteri. Maka kita tidak perlu terlalu susah memikirkannya. Karena memang sudah ada dzat yang mengurusnya.

Dawuh Ibnu Athaillah dalam magnum opusnya, Al-Hikam

اَرِحْ نَفْسَكَ مِنَ التَّدْبِيْرِ, فَمَا قَامَ بِهِ غَيْرُكَ عَنْكَ لَا تَقُمْ بِهِ لِنَفْسِكَ

Istirahatkan dirimu dari tadbir memikirkan apa yang terjadi, karena apa yang telah dijamin diselesaikan oleh selainmu, maka kamu tak perlu mengurusnya. Yo wes, masalah yang kamu bakal kamu adepi ki wes ono seng ngurus, ra usah mbok aru aru.

                Terus, seng terakhir, hari ini, saiki, wayah iki, iku adalah pemberian dari Allah, gift dari Allah.Pada siapa? Ya pada kita semua. Allah gak ilih kasih kalau ngasih pemberian, atau yang sering kita sebut rahmat ini. Allah itu tidak body shamming, jadi  senajan orangnya tua atau muda, laki laki atau perempuan, hitam atau puith, jelek ata ganteng, glowwing apa enggak. Ya Allah tetap mengaasih pada mereka semua.

وَ رَحۡمَتِیۡ وَسِعَتۡ کُلَّ شَیۡءٍ

 

 

Dan nikmat ini allah ini ngasih nya jor ijoran. Gak setengah setengah kayak kita mau ngisi kotak amal masjid yang tiba tiba lewat di depan kita saat dengar khutbah jumat. Saking jor jorannya Allah kita tidak bia menghitung nikmat yang Allah kasih.

وَإِن تَعُدُّوا۟ نِعْمَةَ ٱللَّهِ لَا تُحْصُوهَآ

Kalau kata salah satu temanku, kita nggak mampu ngitung nikmat Allah. nggak mampuuu….. Lah, kita sudah tahu nikmat itu dari mana, dari siapa, terus apa sih yang harus kia lakukan. Ya bersyukur dong! Tahu terima kasih Fergusoo!!

وَاشۡكُرُوۡا لِلّٰهِ اِنۡ کُنۡتُمۡ اِيَّاهُ تَعۡبُدُوۡنَ

                Nek wes syukur nanti idtambah oleh  Allah.

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮ