Sunday, September 11, 2022

Semangat melawan destroy

 


Seberapa yang banyak rintangan ujian dan kamu hadapi, Jangan menyerah. Kegagalan adalah salah satu jalan menuju kemenangan.Ketika seseorang jatuh malahan tidak bangkit, cemen itu!

 

Suatu hari saya pernah di Wa ayahku, berisi video tapi bermakna. Entah mengapa ayahku tidak pernah atau jarang memberi nasihat secara langsung kepadaku, melainkan hanya memberi pesan video tapi bermanfaat. Kali ini ayahku memberi video tentang 2 beruang yaitu ibu dan anak beruang, disitu dua beruang sedang menaiki gunung salju yang tinggi. Ibu beruang sudah sampai di puncak gunung salju, sementara anak beruang masih berusaha menaiki gunung tersebut. Ibu beruang menyemangati anaknya. “Semangat , ayo Nak.” Anak beruang terus kali menaikinya, tapi malahan jatuh ke lembah gunung. Anak beruang terus berusaha menaiki gunung untuk sampai ke puncak gunung. Dan Ibu beruang berkali-kali memberi semangat.

 

Hingga akhirnya anak beruang hampir menyerah karena tidak bisa menaiki sampai ke puncak gunung. Namun, ketika Ibu beruang menyemangati anaknya. Anak beruang tiba tiba menemukan ide, yaitu dengan mencari jalan yang lain. Anak beruang mencoba mengambil jalan lain, dan apa yang terjadi? Anak beruang akhirnya bisa sampai ke puncak gunung bersama Ibu beruang karena ide anak beruang tersebut.

Jadi, calm friends. Inti dari cerita tersebut adalah apapun yang kamu lewati, seperti ujian, rintangan, masalah yang kamu hadapi. Jangan menyerah, tetap harus mulus jalannya atau menjalani hidup dengan aman meskipun ada batu atau masalah yang kamu hadapi. Karena Allah berfirman di surat Al Baqarah ayat 283;

ﻻ ﯾﻜﻠﻒ ﷲ ﻧﻔﺴﺎ إﻻ وﺳﻌﮭﺎ

“Allah tidak membebani seseorang kecuali kesanggupannya."

Dan pokoknya aku nggak mau tahu, Intinya "Semangat Sayang".


Oleh: M. Fardan Abid.

 

 

 


Wednesday, September 7, 2022

Serial Memet : Gembus

  

"Semangat kerja! semangat kerja!" seru Pak Bambang kepada karyawan-karyawan di pabriknya. "Kerja! kerja! kerja!" serunya lagi. dan kalian tahu Bagaimana reaksi karyawan-karyawannya? Luar biasa sekali, seperti pejuang-pejuang kemerdekaan ketika Bung Tomo menyerukan "MERDEKA" maka mereka berseru dengan seruan yang sama dengan suara lantang dan kepalan tangan penuh keyakinan dan kemenangan. seperti itulah reaksi karyawan-karyawan pak bambang berseru "kerja! kerja! kerja!" dengan lantang laksana prajurit kemerdekaan, semangat sekali.

 

Entah aura apa yang disalurkan oleh Pak Bambang hingga membuat karyawan-karyawannya berjiwa Patriot bak pahlawan, siap mati dalam pertempuran dan mungkin mereka juga berpikiran kalau mati saat kerja bersama Pak Bambang maka mereka akan Syahid, ya walau sebetulnya sangit. Ya memang sangit karena kalau kalian lihat, para pekerja pak Bambang hampir semuanya berkulit hitam, tubuh kekar, dengan hanya memakai celana kolor berwarna-warni. jadi, jika kalian lihat, di tempat itu seperti kolam kopi dengan topping permen yupi warna-warni.

 

"Met hari ini kamu ikut bantu divisi pengumpulan tempe ya.” perintah pak Bambang. "siap pak" hormat Memet Ia pun bergegas ke divisi pengumpulan tempe. Perlu kalian ketahui, di pabrik pak Bambang seperti halnya perusahaan -perusahaan besar, terdapat tiga Bagian yaitu Bagian Tempe, Bagian Tahu dan Bagian Gembus. dan juga di setiap Bagian terdapat divisi-divisi, salah satunya adalah divisi pengumpulan. hebat bukan!

 

Baru 5 menit berlalu, pak Bambang datang, "Met kamu pindah ke divisi pengumpulan tahu ya" perintah pak Bambang.

"siap pak" jawab Memet tidak heran dengan bosnya karena memang pak Bambang bukanlah tipe bos yang hanya berpangku tangan, mengawasi, dan hanya teriak-teriak saja. Pak Bambang adalah tipe bos yang ikut turun tangan langsung dalam proses produksi di pabriknya. Tidak seperti ASN-ASN itu yang sok merasa dirinya penting datang ke suatu daerah minta dihormati, di jamu, dilayani bak raja, tak boleh ada rakyat jelata yang boleh menginjak bayangannya, datangnya pun sok minta dikawal patwal karena penting katanya.

 

Memet pun beranjak dan pindah ke divisi pengumpulan tahu. Lagi-lagi, baru berjalan lima menit, pak Bambang datang, "Met, kamu pindah ke divisi pengumpulan gembus ya" perintahnya.

"Ha? pindah lagi saya Pak?" tanya Memet mulai heran dengan bosnya.

"Iya biar saya saja" jawab pak Bambang duduk menggantikan Memet.

 

Memet pun beranjak dan pindah ke divisi pengumpulan gembus. Dan lagi dan lagi baru berjalan 5 menit, pak Bambang datang lagi, dan tanpa diperintah Memet langsung beranjak berdiri, " pindah ke divisi pengumpulan mana lagi pak? kan cuma tiga bagian" tanyanya.

"kembali ke divisi pengumpulan tempe dong" jawab pak Bambang.

 

Beranjak-lah kembali Memet menuju divisi pengumpulan tempe, dan mencoba bersabar dengan tingkah aneh bosnya. Hingga setelah 3 kali putaran pindah Bagian. Dari Bagian Tempe ke Bagian Tahu ke Bagian Gembus ke Bagian Tempe ke Bagian Tahu ke Bagian Gembus ke Bagian Tempe ke Bagian Tahu ke Bagian Gembus dan berlangsung selama 72 menit. (tentu kalian bertanya, kok bisa 72 menit, padahal kan tadi Memet di setiap Bagian cuma 5 menit ketika pak Bambang datang. kalian juga harus menghitung setiap cekcok, dan waktu berjalannya Memet dan pak Bambang dong. Nah, waktu cekcok dan berjalannya pak Bambang adalah 4 menit. ya memang 4 menit, karena sebenarnya 3 Bagian tersebut terdapat dalam satu ruangan dan berdekatan. maka hitunglah, pasti nanti akan pas 72 menit).

 

setelah 3 kali putaran pindah Bagian. Dari Bagian Tempe ke Bagian Tahu ke Bagian Gembus ke Bagian Tempe ke Bagian Tahu ke Bagian Gembus ke Bagian Tempe ke Bagian Tahu ke Bagian Gembus dan berlangsung selama 72 menit kesabaran Memet habis maksudnya sudah sampai batasnya.

"Bapak ini kenapa sih?! Bapak ini bos! Harusnya bertingkah seperti bos dong, harus percaya dengan bawahannya dong, jangan kayak ketua-ketua dan menteri-menteri diluar sana dong, tugasnya apa, kerjanya apa, semuanya di sikat, “Alah mbuh ah, Bos Kok gitu... ". teriak Memet beranjak dan membanting gembus ditangannya ke dalam wadahnya.

"Oi Met, hancur Met" teriak pak Bambang kepada Memet yang mulai beranjak meninggalkan ruangan.

Memet pun tersadar, kalau ia tadi membentak dan membanting gembus di hadapan majikannya. Memet pun berbalik dan salah tingkah. "Apanya yang hancur ya pak?" tanyanya dengan suara dipelankan dan menunduk-nunduk.

"Hati saya Met hiks hiks hiks" sedih pak Bambang. Bos sinting seru Memet dalam hati.

Oleh: Arif Akbar W.


Sunday, September 4, 2022

Hanger


    So... jadi saya mengapa disini menulis tentang henger? Jadi begini, Karena banyak orang yang hanya menganggap barang-barang remeh itu cuma sebatas nya barang remeh padahal kalu ada yang mendalami hal remeh saja bisa jadi di dalamnya ada hal besar yang tersembunyi. contoh kecil saja henger.

    Henger sekarang ini banyak orang yang mengira bahwa henger hanyalah sebatas gantungan suatu barang. Kalau barang saja butuh tempat bergantung maka makhluk hidup pasti lebih butuh tempat bergantung. Contoh saja manusia, banyak sekali orang yang mengatakan membutuhkan di sini bukan hanya butuh makhluk/ orang saja tapi juga butuh pada penciptaanya, Saat ini banyak yang berfikir bahwa harta dan tahta adalah segalanya padahal hakikatnya manusia itu lebih butuh pada penciptaanya bukan pada barang-barang seperti itu.Bahkan sampai-sampai banyak sekali orang yang gila terhadap hal-hal duniawi seperti uang, Dll. Malah lebih parahnya lagi ada banyak orang rela melakukan apapun hanya untuk uang/ hal duniawi. Padahal tidak semua hal bisa dibeli dengan uang broo! Saya ambil contoh yang mungkin banyak orang tidak menyadarinya, yaitu Kyai.

     Sekarang ini banyak orang yang malah menganggap bahwa kyai adalah profesi. Apakah hal itu benar? Oh tentu salah kawan, kyai tidak seremeh itu ferguso. padahal seharusnya kyai itu bukan profesi tapi sarana untuk khidmah pada ilmu dan agama. Tapi sekarang banyak orang yang menyalahgunakan nama kyai. Seperti memilih-milih kalau ada undangan ke sebuah acara. sekarang ini kyai itu banyak yang malah niatnya untuk mendapat bisyaroh. Oh tentu ini perbuatan yang sangat memalukan. Contoh lain saat ini banyak kyai yang ikut-ikut dalam hal pemerintahan dan sangat disegani banyak orang tapi ya bagaimana ya kalau dipanggil tapi kok ahli korupsi.

    Wah wah kok malah sampai mana-mana padahal awalnya hanya membahas henger. Kok bisa ya? Bisa lah. Maka dari hal-hal diatas kita bisa belajar bahwa dari hal kecil/remeh saja terdapat hal besar yang tersembunyi. 

    So... makasih maaf kalau ada salah. Maklum manusia pasti tidak akan luput dari kesalahan. 


Oleh: Haydarr Alwy.

Friday, September 2, 2022

Barnamaj

 Pelaksanaan ujian dimaksudkan untuk mengukur pengetahuan seseorang atau peserta didik. Ujian juga dijadikan sebagai alat evaluasi untuk menilai berapa jauh pengetahuan sudah dikuasai dan ketrampilan yang sudah diperoleh. Setidaknya, itulah yang dikatakan Mbah Google.

Barnamaj Al - Hifdz menguji hafalan santri
  

  Nah, di Pondok Pesantren pun dilakukan ujian juga. Dulunya bernama Imtian Niha'i, dilakukan setiap satu tahun sekali. Di situ, seluruh pelajaran pondok, baik yang bandongan maupun hafalan diujikan. Namun, entah kenapa, santri santri tidak terlalu aktif di Imtihan Niha'i. Beberapa, boro boro belajar, malah ada yan menabung uang untuk nanti takziran (karena yang nilainya berada di bawa KKM akan dikenai takziran).

    Apalagi saat ada ngendikan:

    "Santri Al - Fattah tidak dituntut untuk pintar." 

    dan dawuh lainnya, 

    "Takziran itu bisa diniati dengan shodaqoh untuk pondok."

    Beeh, akhirnya, macam macam lah alasan santri ketika ditanya 'kenapa tidak belajar?'.

Barnamaj Al - Fahm, menguji kefahaman santri tentang pelajaran kitab
 

   Akhirnya, karena terlalu lama, dan menjaga hafalan termasuk hal penting, akhirnya diadakanlah Barnamaj. Ia mirip dengan Imtihan Niha'I, Namun dilaksanakan setiap selapan sekali. Namun, berbeda dengan Imtihan Niha'i yang mengujikan seluruh pelajaran pondok, Barnamaj hanya mengujikan hafalan hafalan wajib, plus dengan Qiroatul Kitab. Yah, kan mboh eman kalau santri tidak bisa baca kitab. 

Nah, sama dengan yang Imtihan Niha'i, Barnamaj pun ada takzirannya. Dan kali ini, santri pasti mboh eman bila harus menabung selapan pisan hanya untuk membayar takziran. Lagian, 

"Mboh eman wektumu yo mboh eman duitmu." Tutur sang founding father majelis leha leha.

Tuesday, August 30, 2022

Marhaban Abuya


 Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Ooohh, tak terhitung bacaan hamdalah yang dilafadzkan santri Al - Fattah kemarin.

Senin, 29 Agustus 2022 M. Kemarin, ba’da Ashar, Mas Ulil memberikan berita bahagia kepada kami semua, bahwa sore ini, Abuya Ahmadi Abdul Fattah, murobbi kami sudah sehat dan akan pulang dari rumah sakit. 

Segera-lah seluruh santri berbondong - bondong menuju teras Ndalem. Dengan dipimpin Mas Ulil, kami semua membuat pagar betis. Sementara, Mas Aghis diperintahkan untuk melihat keadaan jalan, dan segera memberi aba aba ketika melihat mobil ndalem datang.

Beberapa menit berlalu, Mas Aghis kembali. Lantas, mobil Avanza yang dikemudikan oleh Mas Taufiqy, dan ditumpangi oleh Agus Aniq dan Mbak Nyai Ma’unah segera merapat ke depan teras Ndalem. Agus Aniq dan Mbak Nyai Ma’unah turun dari mobil, ikut berbaris dalam pagar betis. 

Lantas, setelah diberi aba aba oleh Agus Aniq, kami semua segera melantunkan bersama,

طَلَعَ الْبَدْرُ عَلَيْنَا، مِنْ ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ

وَجَبَ الشُّکْرُ عَلَيْنَا، مَا دَعَا لِلهِ دَاعِ

 

داوينی يانور عينی ؛ داوينی وانظر إلي


Begitu bahagia santri santri Al-Fattah melantunkannya sambil diiringi rebana, kami semua melihat murobbi kami yang sudah nampak sehat dan berjalan dari mobil ke Ndalem dengan dibantu sang Abdi, Mas Faizunnas.


Sunday, August 28, 2022

Sholat Awwabin: Salah Satu Amalan Untuk Cari Perhatian Allah SWT.

 Awwabin adalah jama’ dari kata awwab yang artinya orang yang suka banget balik kepada Allah, Maksudnya balik dari lupa sama Allah jadi ingat, dzikir sama Allah. Di namakan awwabin, Karena shlat ini di lakukan di waktu kebanyakan orang-orang pada lupa sama Allah karena kesibukan duniawi.

Waktu kebanyakan orang lupa sama Allah tuh kapan? Nah, Imam Abdullah Bin Alwi Al-Haddad dalam kitab An-Nashoih mengatakan ada 2 waktu yang biasanya orang-orang itu lupa sama Allah:

1.      Waktu dhuha, Karena pada waktu ini orang-orang pada sibuk sama pekerjaannya, Profesinya masing-masing ada yang jualan, Bertani, Dll.

2.      Waktu antara magrib dan isya’, Karena pada waktu ini kebanyakan orang-orang sibuk pulang dari kerjanya dan sibuk makan-makan.

Begitulah penjelasan Beliau, Imam Al-Haddad. jadi, pada waktu 2 ini, Pas banget bagi siapa saja yang pengen caper sama Allah. Oleh karena itu Imam Al-Haddad melanjutkan keterangannya “ Barang siapa mau ibadah di 2 waktu itu, Maka dia punya tempat tersendiri, Special di sisi Allah”.

Berarti sholat awwabin boleh di lakukan di 2 waktu itu ya? Hmm, ada khilaf diantara para ulama’. ada yang berpendat kalau sholat awwabin itu di lakukan pas dhuha. Ada yang mengatakan waktunya itu antara magrib dan isya’. Dan semuanya memiliki dalil sendiri-sendiri dari hadis Nabi SAW, Meskipun memang dari segi sanad lebih kuat pendapat pertama karena statusnya shohih dan pendapat kedua status hadis nya mursal yang berarti dhoif.

Terus intinya bagaimana sih? Oke-oke tenang, saya nukilkan pendapat Imam Asy-syaukani ynag berpendapat dengan bijaksana, Beliau berkata gini :

“ cak ada masalah antara mengatakan sholat awwabin itu di lakukan di waktu dhuha ataupun di waktu magrib dan isya’( Semuanya benar).”

Imam Abdullah Bin Alwi Al-Haddad juga  sependapat dengan beliau. bebas, Mau waktu dhuha / waktu antara magrib dan isya’ semua benar dan tidak masalah.  Yang masalah itu kamu mau ngamalin atau nggak? Itu baru masalah!

Aky mau ngamalin, Tapi gimana caranya? Caranya sama kayak sholat biasa, Gampang banget, Trus rakaatnya bisa 2 ( ini paling sedikit) 4, 8, Dan maksimal 20.

Pokoknya sholat ini cocok bagi orang yang pengen caper sama Alah. Jadi sekali-kali vaperla sama Allah jangan caper sama cewek terus. Wallahu A’lam.

Oleh: FIki Ishbahul Haq.


Friday, August 26, 2022

Macam Macam Ro'an Pondok

“Pembagian Ro’an….” 

Ketika departemen Kebersihan mengumumkan hal ini, membacakan pembagian tiap denah pondok dan bergema di penjuru pondok, mungkin beberapa kawan santri ada yang terganggu kesenangannya, entah saat tidur, jagong, belajar, membaca buku, atau hanya makan. Beberapa santri mungkin malah ada yang nggrundel. Kecuali kalau akan liburan. pada saat seperti itu, santri santri - terutama yang tidak sabar ingin segera pulang - langsung semangat ro’annya. Atau mungkin ketika akan acara besar. Pada saat itu, ro’an pondok benar benar akbar, setiap inci dari pondok akan dibersihkan, mulai dibasuh, disikat, dihapus nodanya. Pokoknya kinclong deh. Namun, kalau ro’an biasa seperti pada hari jum’at, beberapa santri akan nggremeng.

    Maka, mungkin Ro'an pondok bisa dibagi menjadi tiga macam :

  • Ro'an Jumu'ah Biasa
  • Ro'an Menjelang Liburan yang seluruh santri semangat untuk cepat selesai
  • Ro'an Akbar yang seluruh santri semangat untuk membuat kinclong setiap inci dari Pondok tercintanya
    Mas Shofil selaku koordinator Kebersihan 
    sedang mengawasi Roan. Siapa yang tidak
    besih, maka akan dita'zir
    .

Yah, itu hanya guyonan. Kami semua tetap semangat kok gotong royong membersihkan seluruh pondok.

Karena, di pondok pesantren putra Al - Fatta tercinta ini, kebersihan adalah duta atau lambang dari Ihsan - salah satu poin dari lima poin penting yang harus digenggam erat oleh santri Pondok Pesantren Putra Al - Fattah kudus. 

Apa itu Ihsan?

Silahkan teman teman membaca sendiri di kitab Hadits Arbain Nawawi urutan kedua.