Friday, January 9, 2026

Awal Perjalanan Salahuddin Al-Ayyubi Menuju Kepemimpinan Mesir

 


Salahuddin Al-Ayyubi mulai berperan sebagai prajurit di Mesir pada tahun 559 H/1164 M, ketika usianya sekitar 27 tahun. Pada masa itu, Nuruddin Zanki mengerahkan pasukan bersenjata yang terdiri atas suku Kurdi dan Turukuman di bawah pimpinan Asaduddin Syirkuh, dengan dibantu oleh beberapa komandan, salah satunya adalah Salahuddin Al-Ayyubi.

Pasukan tersebut diperintahkan untuk menyerang Tyre dengan tujuan mengalihkan perhatian tentara Salib dari Mesir. Dari strategi pengalihan ini, Nuruddin Zanki mengetahui bahwa kondisi Mesir mulai melemah dalam menghadapi tekanan tentara Salib. Oleh karena itu, Nuruddin memberikan kepercayaan kepada Salahuddin sebagai wakilnya untuk menguasai Mesir.

Setelah Asaduddin Syirkuh wafat, dua bulan setelah memimpin pasukan bersenjata, jabatan panglima pasukan segera diambil alih oleh Salahuddin Al-Ayyubi. Ia kemudian memimpin pasukan menghadapi tentara Salib yang datang dari Barat dan berusaha menduduki Kota Dimyat untuk menguasai Mesir. Dalam peristiwa tersebut, Salahuddin menunjukkan keberanian dan keteguhan dalam menghalau serangan musuh.

Melihat keberanian, kecerdasan, serta kepemimpinannya, Khalifah Al-Adid mempercayakan jabatan wazir (menteri) kepada Salahuddin Al-Ayyubi. Dari sinilah Salahuddin mulai menempati posisi tertinggi sebagai penguasa Mesir.

Oleh: Arsakha


Previous Post
Next Post

0 comments: